Monday, January 07, 2008
Ku terperangkap dalam kabus yang gelap
tak dapat bayangkan diriku tanpamu
semakin hari ku semakin rindu
hati yang teguris kini jadi sendu
Hatiku tertutup kerna apa
agak ku salah langkah
tidak pernah sabar
cuba hendak mengerti
jawapan yang diberi
philosophy cinta
sudah pudarkan diri
tidak akan sekali
menyusul kembali
cinta yg diberi
saat kau menyakiti
jiwa raga
senyuman diberi
memori yg indah akan tetap ku ingati
kini ku sedar siapa diriku ini
bayanganmu ku sering termimpi-mimpi
kata-kata mu hanya manis di bibir
usah buat ku sering terfikir-fikir
oh mengapa cinta kita berubah
oh mengapa cinta kita didusta
Ku terperangkap dalam kabus yg gelap
tak dapat bayangkan diriku tanpamu
semakin hari ku semakin rindu
hati yg terguris kini jadi sendu
Kini ku merehatkan diri
dari segala fikiran
cuba menghebahkan
pesanan yg bernas lagi bestari
cinta itu buta tapi tidak murah
tetap dilupakan remaja
mengapa dipersiakan kalau tidak rela
ini bukan permainan ibarat boneka
ku jujur ku teguh
tetap ihklas di hati
tapi bukan bayangmu
yang ku dakapi
oh mengapa cinta kita berubah
oh mengapa cinta kita didusta
kini ku sedar siapa diriku ini
bayanganmu ku sering termimpi-mimpi
kata-kata mu hanya manis di bibir
usah buat ku sering terfikir-fikir
oh mengapa cinta kita berubah
oh mengapa cinta kita didusta
oh mengapa cinta kita berubah
oh mengapa cinta kita didusta
And i left my pen at 19:48